LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik merupakan Sistem e-procurement (pengadaan secara elektronik) yang dikembangkan oleh LKPP atau Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sistem ini dibangun dengan basis free license untuk diterapkan diseluruh instansi pemerintahan di Indonesia dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Perkembangan selanjutnya, LPSE didefenisikan sebagai unit pelaksana yang memfasilitasi Panitia/Unit Layanan Pengadaan (ULP) pada proses pengadaan barang/jasa secara elektronik.LPSE sendiri mengoperasikan sistem e-procurement bernama SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik).

Bagaimana Penggunaan Aplikasi SPSE di Instansi Pemerintah:
1.Instansi yang bersangkutan menunjuk seorang Leads/PIC yang menjadi Kontak Resmi
yang berhubungan dengan LKPP;
2.Instansi yang bersangkutan mengajukan Surat Minat untuk mendirikan LPSE dan dalam
surat itu disebutkan siapa yang menjadi Leads/PIC;
3.Team Direktorat eProcurement menindaklanjuti dengan menghubungi PIC tersebut;
4.Instansi menyiapkan calon tim pengelola LPSE (5-10 orang);
5.Calon Tim Pengelola melaksanakan Manajemen Training LPSE selama 4 hari di LKPP.

Nah..terkait dengan sistem ini, pada bulan agustus 2011 yang lalu, setelah melalui ke 4 tahapan diatas, Tim Pengelola LPSE Kabupaten Samosir dikirim untuk mengikuti manajemen training selama 4 di Jakarta.
Yang mana selama pelatihan, Manajemen Training LPSE , tim memperoleh materi tentang pedoman pembentukan LPSE, instalasi dan pengoperasian SPSE, persiapan dan petunjuk implementasi, dll.

Managemen Training LPSE ini dibuka oleh Bapak Nanang, yang kemudian dilanjutkan dengan praktek aplikasi langsung SPSE secara online dengan dipandu oleh Ibu Dyah Citra. Semua peserta diberikan user name dan password untuk masuk ke aplikasi latihan e-procurement secara online pada server LKPP. Kemudian ditunjukan langkah-langkah bagaimana cara memulai suatu e-tendering dalam aplikasi SPSE, mulai dari pembuatan jadual, pengupload-an dokumen, aanwijzing, download penawaran, membuka file penawaran dengan APENDO, sampai dengan evaluasi dan pengumuman pemenang dari pelelangan yang dilakukan. Simulasi dilakukan secara real meskipun penyedianya diwakili oleh teman-teman dari lkpp lainnya, namun surat penawaran yang masuk dan bahkan sampai dengan sanggahan dapat disimulasikan dapat disimulasikan secara lengkap.

Selamat buat seluruh tim LPSE Kabupaten Samosir, aplikasikasikan dan distribusilah ilmu yang telah diperoleh serta jadikan LPSE Kabupaten Samosir kedepan menjadi LPSE yang terbaik serta percontohan bagi kabupaten sekitar.

About these ads